Kepemimpinan: Lebih Dari Sekedar Posisi

Hmm, it looks like that leadership become main concern in my workplace lately; therefore, they try to implant leadership spirit to each employee so we could work effectively and maintain reputation of the foundation. Oh, talk about leadership I know one of place where we can train ourselves a leadership trait. If you interested you could take SLDC training and about the contact link or phone… you can do fun searching in google. Now, talk about leadership, it has been quite important issue in every company and foundation, so I would like to post an article about it. Once again the article written in Bahasa Indonesia if you like to read it in English, please refer to google translator.

Leadership: It’s About Much More Than Position

Kepemimpinan: Lebih Dari Sekedar Posisi

Di organisasi manapun, bila and meminta orang untuk mengidentifikasikan pemimpin organisasi, maka respon yang paling sering diberikan adalah nama CEO. Kaitan antara “pemimpin” dengan “orang di posisi atas” dipertegas oleh para akademisi yang mengaku belajar kepemimpinan dari sample orang-orang yang memegang posisi atas. Diperkirakan bahwa 84 persen penelitian kepemimpinan antara tahun 2003 dan 2008 menyamakan pemimpin dengan posisi supervisor.

Baca tulisan ini lebih lanjut

Siapakah Yang Bertanggung Jawab Atas Reputasi Perusahaan?

Konichiwa, SPN visitors.

I had been observe development of my web-log and it seems recent update appears to be discussing Anime topic. Hmm, it cannot be like this so I should keep the content in this web-log balance in every categories and section page. Thus, I decided to focus my next update to discuss about VN, Light Novel, E-book, and business review in main page of this web-log.

Next, I will try my best to hasten section page project especially in English Grammar section and Human Behavior Study section (if I have time I’ll update Decultures section as well). Lately, I have main concern regarding traffic and SEO of SPN web-log; and my main objective to promote this blog, bookmaking it on several sites, and increase SEO (would you kindly help on this part by promoting my web-log by tweet, dig, or put link in your site?, hehehe) I know my blog is non-commercial but still I will be happy if I can gain more visitor to my blog.

Alas, enough with my random rambles and let’s get to the point. This is an article about business review and written in Bahasa Indonesia if you would like to read it in English please refer to google translator (Bahasa Indonesia > English)

Who’s Responsible for Your Company’s Reputation?

Siapakah Yang Bertanggung Jawab Atas Reputasi Perusahaan?


 

Beberapa tahun yang lalu beberapa pembuat kesepakatan di General Electric Capital mengajukan serangkaian transaksi untuk membiayai rantai rumah pemakaman. Dari prespektif keuangan, proposal tesebut merupakan proposes yang menarik.

Namun ketika ide ini disampaikan kepada CEO General Electric Capital, ia bertanya bagaimana perusahaan akan dipandang jika rumah pemakaman yang dibiayai GE dituduh memasang tariff berlebihan kepada keluarga yang ditinggalkan atau jika rumah pemakaman tidak memberikan layanan yang sepantasnya untuk almarhumah nenek yang dicintai. Menurut pendapat pendapat Wendt, CEO GE, kesepakatan tersebut tidak lulus tes reputasi.

Baca tulisan ini lebih lanjut

Office Politics : New Boss; New Rule

 

It’s been awhile for me to post article about carrier and business, I hope it will be useful for all of you

Anda mendengar isu beredar selama ini menjadi keyataan. Mulai minggu depan, Anda aka memiliki atasan baru. Hmm, perubahan manajerial sudah menjadi hal yang lumrah di dalam sebuah perusahaan. Anda pun pasti akan mengalaminya sesekali dalam karir Anda. Pertanyaanya; bagaimana menyiasati perubahan tersebut agar dapat mendapatkan keuntungan bagi Anda?

 

Okay, berikut dua tips yang merupakan penuturan pakar manajemen:

1. Ambil Inisiatif

Hal pertama yang And lakukan adalah mempelajari gaya kerja dan harapan atasan terhadap Anda dan tim. Jangan ragu untuk mengajukan pertanyaan sehubunga dengan pekerjaan dan tanggung jawab Anda, misalnya “Apa yang Anda harapkan dari tim kami?”, dan “Bagaimana saya bisa membantuu pekerjaan Anda?”.

Selain itu, amati cara berkomunikasi dari atasan itu. Apa ia lebih suka menyampaikan intruksi tertulis (e.g. via e-mail) atau secara verbal? Anda harus dapat beradaptasi dengan berbedaan pola komunikasi antara atasan Anda yang lama dengan yang baru.

 

2. Adaptasi

Sudah pasti akan ada perbedaan cara kerja atasan Anda yang lama dengan yang baru. Bisa jadi, terjadi perombakan total tim kerja Anda, dan mengubah arah proyek yang sedang Anda kerjakan. Jika begitu, Anda diharuskan dapat beradaptasi dengan cepat.

Jangan berpikir bahwa perubahan terjadi karena cara kerja Anda yang sebelumnya salah. Tetapi pandang perubahan yang terjadi sebagai suatu usaha untuk menggerakan perusahaan menuju jalan yang lebih baik.

 

Nah, demikian dua tips yang dapat Anda terapkan untuk mengantisipasi atasan baru. Sekarang, mari kita bahas mengeai Toxic Bosses. Well, atasan kita selalu punya dua sisi good side and toxic side karena tidak ada orang yang sempurna. Recently, I just realized err I mean us (we’ve been discuss and we all know it too!) that our boss has two kind of toxic trait… (Just want to share it as bonus in this post). Here are 2 of major toxic that still lingers in our foundation.

 

1. Control Freak

Ia selalu ingin dilibatkan dalam urusan sekecil apapun. How to deal with it? Jadilah bawahan yang sigap untuk menginformasikan perkembangan terbaru, dan mengantisipasi informasi yang mungkin ia butuhkan.

 

In our company this toxic sometimes happen or maybe I could say often, permasalahan yang sering dibahas adalah masalah air gallon dikantor?! What the heck? Major hot issue adalah kenapa air gallon cepat abis paahal bos bilang dirumah kalau air gallon dirumahnya at least tahan about 4 days sedangkan dikantor 2 gallon each days. Duh, sir in your office you have at least two dozens of underling, of course, it’s normal. Lebih gilanya muncul kebijakan baru tentang pergallonan di kantor; 1 gallon 1 bulan, cukup! Absurd!! Oh, well siap-siap keluar uang ekstra untuk beli air kemasan, water is no more free – sir, sekalian aja pasang tarif untuk toiletnya. Fortunately, kebijakan ini dibatalkan sehingga our company selamat dari bencana kekeringan. Masih ada contoh yang lainnya, need to explain the rest.

 

2. Missing In Action

Ia terlalu sibuk mengurusi bisnisnya yang lain. How to deal with it? Terus jalin komunikasi; pada saat ada kesempatan, informasikan semua halyang perlu ia ketahui. Sementara itu, cobalah mencari refrensi lain sebagai sumber masukan kedua.

 

Note: In this case I think you should take it easy  because ada kemungkinan dimana bos susah sekali dihubungi no matter how great your dedication to stay contact with him. Jadi ingat pas telp bos nggak diangkat-angkat pas diangkat hanya mendengar ucapan “Cerewet sekali saya juga butuh privasi, you got that?!” Okay, don’t blame if something happen coz you’re the boss.

 

Nah, yang ini sering terjadi dibandingkan trait yang diatas. It’s been three month our boss that our boss didn’t show his face to us. Hmm, the intestines is increasing because before he just show his face about once a month to paid our salary and asking about office development. Baru diketahui bahwa ternyata our boss have more than one company; he still have bout other 2 company; dan plus dia bekerja sebagai akuntan di sebuah major company. Nampaknya dia sedang asyik dengan bisnis barunya yang sedang dirancang kembali. Oh, well it can be helped; if our boss like this then we could just say “In Boss We Trust”, because he pays me good – thus I have no complain.

 

Okay, I hope this tips could be useful; oops, sorry if include slight been whinny about my work life – :) coz I think it’s quite interesting.

Happy blogging – Sprucefir

Beberapa Tips Berguna Seputar Bahasa Tubuh

Apakah anda tahu mengenai bahasa tubuh? Saya yakin anda pernah mendengar mengenai hal ini. Well, secara singkatnya saya jelaskan bahasa tubuh adalah gerakana atau pose yang dilakukan oleh tubuh kita baik secara sadar maupun tidak sadar yang hal tersebut memberitahukan kepada seseorang mengenai kondisi perasaan atau suasana hati seseorang. Dan biasanya untuk hal ini kaum wanita lebih peka dalam membaca bahasa tubuh dibandingkan pria.

Maklum saja pria lebih banyak menggunakan logika ketika berpikir sedangkan wanita lebih menggunakan emosi. Sadar atau tidak sadar ada sebuah fakta bahwa percakapan dari seseorang sangat ditentukan dari bahasa tubuh. Jadi disukainya anda atau tidak ketika bercakap-cakap tergantung dari bahasa tubuh. Seseorang, yang terutama wanita cenderung lebih memperhatikan bahasa tubuh ketika bercakap-cakap kalau diukur dalam persentase seperti ini;

dalam percakapan

70% bahasa tubuh

20% intonasi suara

10% topik bahasan pembicaraan

kurang lebih seperti itu.

Berikut saya ada  video mengenai pentingnya penguasaan bahasa tubuh

Dan juga beberapa video yang berkaitan dengan bahasa tubuh…

Bagaimana mendeteksi kebohongan melalui bahasa tubuh

Bahasa tubuh dapat menyampaikan pesan anda karena bahasa tubuh adalah bahasa non verbal; oops body signal is everywhere ;)

dan masih banyak lagi. Saya agak malas bwt mempost linknya semua disini :(

Beberapa jenis bahasa tubuh…

Bahasa Tubuh Positif

Antara lain tubuh cenderung doyong mengarah kepada orang yang berbicara, mendengarkan, wajah yang tersenyum, relaks, mata yang fokus mengarah pada kita dan suara yang tegas dan keras (tidak ragu ragu). Sebaliknya jika anda berdiri berdirilah yang tegak. Jika anda duduk, duduklah yang sopan, jangan mengangkat satu kaki (menyilangkannya) tetapi letakkanlah kedua kaki dilantai. Buatlah posisi berhadapan yang nyaman buat anda berdua, jangan terlalu dekat yang menandakan suatu intimidasi, juga jangan terlalu jauh yang membuat anda akan kesulitan menjalin relasi.

Bahasa Tubuh Netral

Jika rekan anda bersikap netral, menolak tidak, memperhatikan juga tidak maka bisa diartikan bahwa mereka tidak tertarik dengan pembicaraan anda. Sikap tersebut antara lain tubuh yang dicondongkan agak kebelakang dan menjauh dari kita. Wajah yang menunjukkan bingung atau kebosanan, mata yang tidak fokus ke kita, nada suara tanpa intonasi dan tangan di clasped together. Hati hatilah apabilah anda sudah melihat gejala seperti ini, karena sebentar lagi bisa akan berubah menjadi negatif. Pada saat inilah anda harus cepat mengendalikan situasi kembali. Alihkan pembicaraan, mungkin selama ini anda terlalu banyak bicara tanpa melihat apa yang menarik bagi mereka.

Bahasa Tubuh Negatif

Bahasa tubuhnya kentara dari sikap duduk atau berdiri yang semakin menjauh dari anda. Mata mereka benar benar beralih ke tempat lain dan sangat sedikit kontak mata yang anda dapat. Lebih lagi kalau mereka sudah mengucapkan kata kata yang agak kesal. Pada saat ini anda harus tetap tenang dan anda harus segera benar benar memberhentikan pembicaraan. Anda benar benar harus menunjukkan sikap bahwa anda menunggu dan dapat menerima complain dari mereka. Sikap tubuh anda harus mendekat dan dalam sikap memperhatikan mereka (condong ke arah mereka). Kedua kaki diletakkan dilantai dan tangan harus dalam posisi terbuka. Jaga kontak mata terus kearah mereka dengan sopan, dengan kata lain pada posisi ini andalah yang 100% harus mempraktekkan bahasa tubuh yang positif.

Well, trus bagaimana kita menguasai bahasa tubuh? Hmm, perlu latihan dan ada banyak bahasa tubuh. Tapi saya akan beberapa ebook berguna mengenai bahasa tubuh dan tips mengenai bahasa tubuh tersebut

Tips-tips untuk meningkatkan bahasa tubuh dalam kehidupan sehari-hari (for general purpose), kalau bahasa tubuh untuk romance. Saya berikan di lain artikel saja ya, hehehe :)

1. Jangan silangkan lengan dan kaki anda. Jika anda siap menjadi pendengar anda tidak akan menyilangkannya. Keep your arms and legs open
2. Tahu teknik eye contact? Jangan gunakan eye contact pada orang-orang tertentu seperti bos anda dan lainnya. Berikan eye contact untuk membuat komunikasi menjadi lebih baik, lihatlah lawan bicara anda apakah mereka semakin antusias? Terlalu sering menggunakan eye contact akan membuat lawan bicara anda risih. Sebaliknya, jika anda tak menggunakan eye contact Maka akan membuat anda gelisah. Jika anda tak mampu menggunakan eye contact di awal percakapan. Tunggu dan gunakan eye contact ketika percakapan semakin menghangat
3. Jangan takut untuk mempergunakan kesempatan. Gunakan kesempatan untuk duduk dan berdiri. Munculkan rasa percaya diri anda
4. Jangan buat pundakmu tegang – ketika anda merasa tegang maka akan menyebabkan pundak anda semakin naik atau kedepan. Cobalah relax. Goyangkan pundak anda perlahan dan posisikan pundak anda dengan benar
5. Anggukkanlah kepala anda ketika mereka berbicara – dengan memberikan anggukan itu menandakan bahwa anda sedang mendengar percakapannya. Tapi jangan terlalu cepat dan sering sehingga akan membuat anda seperti burung pelatuk
6. Jangan membungkuk. Duduklah dengan tegap. Dan usahakan tetap rileks
7. Condongkan tubuh anda – ini akan membuat lawan bicara anda merasa pembicaraanya itu diminati. Tapi jangan sampai terlalu. Ini malah membuat mereka merasa tak nyaman.
8. Tersenyum dan tertawalah – jangan buat diri anda terlalu serius. Tersenyum dan tertawa menandakan ada sesuatu yang lucu. Orang-orang akan semakin antusias mendengarkan anda ketika anda menjadi orang yang positif. Tersenyumlah anda ketika anda berkenalan dengan seseorang. Tapi jangan senyum melulu. Itu akan membuat image anda sedang berbohong
9. Jangan sentuh wajah anda – hal ini menandakan bahwa anda nervous sehingga akan merusak percakapan
10. Seperti PBB, kepala dan pandangan harus tegap. Jangan melihat ke tanah yang menandakan anda tak nyaman dalam percakapan
11. Santai – ini dilakukan di banyak kegiatan. Ex: Berjalan perlahan membuat anda lebih kalem dan meyakinkan juga mengurangi stres. Jika orang memanggilmu janganlah menggeleng terlalu cepat. Gelenglah dengan perlahan
12. Jangan gelisah – jangan goyangkan kakimu dan tanganmu yang biasanya sering terjadi ketika anda gelisah. Cob alah relax, slow down dan perhatikan gerakanmu
13. Janganlah menggoyang-goyangkan tanganmu atau membuat banyak tingkah dengan tanganmu. Relax
14. Jangan tutupi dadamu dengan sesuatu seperti dengan memegang gelas di depan dada dan lainnya
15. Duduklah dengan tegap
16. Jangan berdiri terlalu dekat – dengan berdiri terlalu dekat terutama dengan yang sejenis akan memberikan diri anda mual dan ingin muntah. Berilah jarak diantara anda dan dia.
17. Bercermin – berkacalah apakah body language mu udah bener apa enggak
18. Last but not least, jaga sikap terus lah berpikir positif dan rileks. Hal itu akan membuat body language anda semakin baik. Hal yang terpenting dalam membangun body language yang baik adalah biasakanlah.

Trus sebuah video lain mengenai tips lainnya seputar bahasa tubuh melalui berjabat tangan

Trus gimana dengan ebooknya tenang saya ga lupa memberikan yang satu ini. Nih dowload linknya silahkan diambil

http://www.ziddu.com/download/8376425/BodyLanguageandAttraction.pdf.html

Okay, bagaimana pendapat anda tersendiri mengenai body language (bahasa tubuh)? Saya harap artikel ini dapat berguna bagi anda semua

Action = Result!

Sikap Saya Tahu Apakah Menghasilkan Sesuatu?

Si penghambat belajar: I know – “Saya Tahu”

Pernahkah merasakan semakin bertambah usia, makin susah kita belajar sesuatu yang baru? Coba kita kunjungi toko buku, kita cenderung mendatangi bagian buku yang sudah familiar alias kurang lebih sudah tahu topiknya, padahal apakah tidak menarik untuk mengetahui ilmu yang belum diketahui sama sekali alias belajar sesuatu yang baru?

Ternyata sikap ini muncul karena pola pikir kita yang sudah penuh dengan I know alias saya sudah tahu bahwa ilmu itu tidak cocok atau penting atau bermanfaat bagi saya, jadi buat apa saya mengetahui ilmu tersebut.

Gelas penuh akan luber jika diisi air terus-menerus

Ada cerita mengenai seorang yang maha pintar berdiskusi dengan Zen Master. Dalam diskusi tersebut orang pintar tersebut terus bercerita, menjelaskan apa saja, sebaliknya sang master Zen dengan tenang dan tekun mendengarkan cerita orang pintar tersebut sambil terus menuangkan the ke cangkir tanpa berhentinya, tentu tehnya meluber ke mana-mana, sang orang pintar terkejut dan berkata, bahwa cangkir sudah penuh jangan tuang the lagi. Sang master Zen dengan tenangnya mengatakan ini persis seperti Anda, otak Anda sudah “kepenuhan: sehingga tidak mungkin belajar lebih banyak lagi alias percuma diisi, akan luber. Untuk bisa belajar lebih banyak Anda harus bersedia kosongkan cangkir Anda. Demikian jika kita pasang sikap I know maka secara otomatis, walaupun mendengar ataupun melihat sudah ada sikap memblok informasi baru ke otak kita.

Meningginya sikap I Know

Pernah ingat waktu kecil, kita belajar serba cepat, semakin tambah usia kemampuan dan kecepatan belajar kita mulai turun bahkan sampai ke taraf memblok informasi baru a.ka. stubborn (keras kepala). Meningginya sikap I Know dipengaruhi lingkungan social, dimana orang yang banyak tahu, lebih dihargai, lebih didengar sehingga menaikkan gengsinya di masyarakat.

Syndrome ini umum, sampai sampai muncul istilah orang malu bertanya sesat di jalan, mereka lebih senang utak-atik, menghabiskan banyak waktu, padahal dengan bertanya dan mau mendengar saja, banyak tantang yang kita hadapi bisa terselesaikan dengan cepat.

Merubah sikap I Know menjadi Isn’t that interesting akan membuka pintu belajar kita semua.

Ternyata sikap I Know itu bisa dengan mudah dirubah jika kita dengan sadar mengakui bahwa semakin banyak yang kita tahu akan membawa kita ke jenjang ketidaktahuan yang lebih tinggi. Jadi, bila kita ganti sikap kita dari I know menjadi Isn’t that interesting (menarik juga) maka dengan cepat kita akan menyerap ilmu dan infromasi dari sekeliling kita, bukan berarti kita terima mentah-mentah, tapi setidaknya masuk ke otak kiri kemudian difilter untuk hanya menerima yang sesuai dengan kebutuhan kita.

I know saja tidak akan mengahasilkan sesuatu kecuali take ACTION

Sebenarnya di abad 21 ini, infromasi dan ilmu pengetahuan begitu mudah dan murah didapat, kita tinggal mengunjungi paman ‘google’ dan melakukan googling website dan infromasi di website saja, bahkan infromasi yang didapatkan dari internet jauh lebih luas dan mendalam dibandingkan infromasi yang dikumpulkan oleh suatu Negara. Jadi jangan heran bahwa begitu banyak orang pintar yang bisa menjelaskan apa saja. Tapi bila tidak melakukan penggayaan infromasi tersebut kedalam kehidupan nyata (ACTION) maka infromasi tetap tinggal menjadi infromasi dan tidak menghasilkan apa-apa alias useless (tidak berguna).

Yang penting bukan apa yang kita tahu, tapi apa yang kita lakukan dengan yang kita ketahui

Sekarang tantangannya adalah apakah anda melakukan apa yang anda ketahui? Bagaimana mengimplementasikannya, bagaimana menghadapi rintangan untuk merealisasikannya.

Ini baru tantangan yang sebenarnya.

8 Jurus Ampuh Untuk Membangun Sebuah Komunitas

Tentu kita seringkali mendengar mengenai komunitas di kehidupan sehari-hari maupun di media massa. Kita mendengar berbagai  fungsi komunitas sesuai dengan peran dan tujuan mereka,  ataupun aktivitas-aktivitas yang digelarkan oleh beberapa komunitas yang telah ada.

Beberapa contoh seperti Komunitas Communicator (KC). Maklum, dengan jumlah anggota hingga kini mencapai sekitar 37 ribu orang, ini merupakan komunitas pengguna Communicator terbesar di dunia. Yang lebih unik lagi komunitas ini merupakan komunita yang aktif dan sebagian besar merupakan komunitas yang loyal. Buktinya, ketika peluncuran E-90 dulu, ratusan orang antre di depan Hotel Gran Melia Kuningan (tempat peluncuran produk ini) agar bisa menjadi pemakai pertama tipe communicator tersebut. Padahal, untuk bisa menghadiri acara itu mereka harus memakai undangan khusus, dan mendaftarkan kartu kredit yang namanya sesuai dengan KTP. Sudah begitu, harga produknya tidak murah disbanding produk ponsel lainnya, yakni sekitar Rp 10 juta (pada waktu pertama peluncuran).

Bagaimana dengan komunitas yang tidak mengkaitkan dengan produk atau merek tertentu? Kita mungkin dapat melihat di sekitar kita adanya komunitas seperti komunitas bersepeda, komunitas memancing, komunitas gemar membaca, komunitas memasak, komunitas pencinta tanaman hias, dan lain sebagainya. Yang paling utama dari semua komunitas ini adalah adanya sebuah katalis utama. Yaitu suatu isu yang dapat diperbincangkan dan terus berkembang. Semua mungkin dibuatkan komunitasnya.

Oke, pada artikel kali ini saya tidak akan menjelaskan kepada anda mengenai definisi komunitas beserta selak-beluk karena saya rasa anda sudah cukup tahu akan hal itu, terlebih komunitas tidak lagi terdengar awam di tengah-tengah masyarakat. Tapi saya akan memberikan beberapa kiat-kiat yang dapat diterapkan untuk membidani suatu komunitas.

Pahami secara utuh tema atau isu utama yang akan diangkat sebagai kesamaan anggota komunitas

Yang dimaksud disini adalah adanya suatu kesamaan seperti kesamaan tempat, kesamaan profesim kesamaan hobby, atau kesamaan permasalahan yang masih bisa dibuatkan komunitasnya.

Indentifikasi dan cari thunderlizard

Thunderlizard disini adalah beberapa orang yang sangat concern, peduli dan antusias dengan isu utama. Di antara thunderlizard juga memungkinkan sebagai pemimpin nantinya di komunitas ini. Mereka semacam tokoh di mata anggota komunitas

Cari juga operator lapangan untuk membangun komunitas

Mereka adalah orang internal yang akan menceramahi calon anggota komunitas. Mereka juga akan mencari sumber-sumber untuk membangun komunitas. Mereka juga akan mencari sumber-sumber untuk membangun komunitas. Merekalah nantinya yang akan mengejawanatahkan ide thuncderlizard menjadi aksi nyata. Untuk tahap awal operator lapangan terkadang adalah thunderlizard itu sendiri.

Berilah operator lapangan suatu hal konglret untuk diperbincangkan.

Mungkin juga pro-kontra suatu isu utama yang berkaitan dengan kepentingan calon anggota komunitas. Hal inilah yang akan menarik calon anggota komunitas untuk mau bergabung.

Ciptakan sebuah system dan manajemen terbuka

Maksudnya setiap hal akan mengalir apa adanya dari dan untuk semua anggota komunitas. Namun demikian kita juga harus menyampaikan rule dasar setiap anggota komunitas. Ciptakan juga semacam “ritual” dan symbol kebersamaan

Terima kritik dengan senang hati

Ini tentang bagaimana membangun hubungan jangka panjang. Sehingga setiap anggota komunitas merasa memiliki keberadaan dan kehadiran komunitas.

Dorong Diskursus (kongkow)

Diskursus mungkin dapat dilakukan di kafe, resto, stadion, warung, atau suatu tempat nyaman yang disepakati bersama sebagai tempat kumpul rutin. Mungkin dapat juga dilakukan secara online dengan membuat milis atau forum website. Apapun itu sarananya haruslah memudahkan anggota komunitas terlibat diskursus satu dengan yang lainnya.

Publikasikan kehadiran dan kegiatan komunitas

Sebab mereka bergabung dengan komunitas agar mendapatkan eksistensi dan menjadi bagian integral dari komunitas tersebut. Hal ini akan memperbesar rasa memiliki setiap anggota komunitas terhadap komunitas yang terbentuk.

Bagaimana? Setelah mengetahui kiat-kiat untuk membangun suatu komunitas, langsung segera tertarik membentuknya? Well, saya rasa ada banyak hal positif yang diperoleh dari suatu komunitas. Misalkan saja dengan bergabung suatu atau membentuk komunitas kita sudah memperluas circle koneksi yang kita miliki, and that will be you valuable asset in the future.

How to Succeed

How to Succeed

Copyright ® Keane WorldZen

Recited by Timotius Jaya

15 Points Plan:

    • Do not talk negatively about people behind their backs.

      If you gossip, people will not confide in you.

      Mind your own business

        • Try to work for someone who will challenge your powers.

          You will learn more in a year than 4 years of college.

            • Successful bosses have good communication skills.

              They learnt from people, including their employees.

                • Work in such way that makes your boss look good.

                  It is not flattery.

                    • On downsizing, the first to go are those with few friends.

                      Bosses prefer competent people whom they respect.

                        • Dress for the job you want, not the one you have.

                          Let your dress reflect professionalism.

                            • Work out to get in good physical shape.

                              Unless exceptionally skilled, the unhealthy are at a comparative disadvantages.

                                • Personal integrity is crucial.

                                  Tell nothing but the truth.

                                  Bosses can forgive mistakes but if you lie, you are gone.

                                    • Be on time.

                                      Try to arrive few minute early.

                                      It saves you from stress.

                                      You will be much relaxed and work better.

                                        • Strive your best to keep a deadline.

                                          If you cannot meet it, then apologize and ask for an extension.

                                            • Do not take things personally.

                                              If some people are unhappy with you, it is their problem.

                                              But always strive to give your best.

                                                • If you must correct someone, do not get personal about it.

                                                  Do it never in front of other.

                                                    • Spend some time alone everyday.

                                                      What is the mission of my life?

                                                      What do I want to be?

                                                      And how to go about it?

                                                      • As you move along plan A of your carrier, maintain a plan B as well -

                                                      An alternative course to rely.

                                                        • Always remember that secret of success is passion.

                                                          Always think big.

                                                          Spread love and Joy.

                                                          You will have blissful year ahead.

                                                          Tips CV/ Resume

                                                          Resume/Curiculum Vitae (CV) anda ibarat cermin bagi perekrut di perusahaan yang anda lamar. Dengan membacanya, seorang rekruiter akan segera bisa membayangkan seperti apa anda, bahkan sebelum mereka melihat anda. Profesionalkah, lamban atau tukang mengeluh?. Karenanya, berhati-hatilah dalam membuat Resume/Curiculum Vitae (CV) atau daftar riwayat hidup anda.Kalau salah memasukkan informasi, bukan tak mungkin kesempatan anda melayang.

                                                          1. Wajah Resume/CV

                                                          Siapa yang tidak menyukai wajah cantik atau penampilan menarik? perumpamaan itupun berlaku ketika anda membuat Resume/CV. Sekalipun anda pintar dan profesional, perekrut tak akan tertarik membaca Resume/CV anda jika terlihat tidak menarik. Karenanya, kertas dan huruf adalah hal yang perlu diperhatikan dengan seksama untuk memastikan Resume/CV anda dibaca sampai selesai.

                                                          a. Kertas
                                                          Jangan menggunakan kertas bergaris, berwarna atau yang desainnya meriah. Kesan yang timbul dengan menggunakan kertas jenis ini adalah : tidak profesional dan kuno. Sebaiknya gunakan kertas HVS putih polos dan ketik lamaran anda menggunakan komputer. Jangan pernah mengirimkan fotokopi Resume/CV, karena anda akan dianggap tidak menghargai perusahaan yang anda lamar. Biasakan mengeprint beberapa set Resume/CV anda sekaligus, sehingga anda tak akan kerepotan ketika tiba-tiba harus mengirimlamaran.

                                                          b. Huruf
                                                          Usahakan mengetik Resume/CV anda dengan komputer, karena akan lebih terjamin kerapihannya dibanding kalau anda menggunakan mesin tik manual.Untuk jenis huruf yang pantas dalam pengetikan Resume/CV, gunakan pilihan huruf yang sederhana tapi jelas terbaca, misalnya : Arial atau Times New Roman. Jangan memilih huruf yang membuat efek ukiran, karena akan memusingkan orang yang membacanya dan mengesankan anda seorang amatiran. Gunakan tinta hitam.

                                                          2. Isi Resume/CV

                                                          Untuk ‘menjual’ diri anda pada perusahaan yang anda lamar, sebaiknya kemukakan hal-hal yang pantas diketahui. Adalah hal yang mutlak untuk menampakkan kejujuran dalam Resume/CV anda, tetapi bukan berarti anda mengobral diri anda dengan menuliskan hal-hal yang tidak perlu, misalnya tinggi dan berat badan, kondisi kesehatan atau jumlah anak.

                                                          a. Data diri
                                                          Pada bagian ini jelaskanlah hal-hal yang secara prinsip harus diketahui perusahaan tempat anda melamar, yaitu: nama lengkap, tempat/tanggal lahir, alamat dan nomor telephone.

                                                          b. Pendidikan
                                                          Pada bagian ini yang perlu disebutkan adalah sertifikat yang berkaitan dengan pendidikan formal anda, nama lembaga pendidikan tempat anda pernah menimba ilmu, bidang studi, prestasi, penghargaan atau kursus yang signifikan dengan pendidikan anda. Kalau anda pernah mendapatkan beasiswa, penghargaan sebagai pemenang lomba karya tulis atau pernah kursus bahasa asing atau komputer, maka tuliskanlah dengan singkat dan jelas.

                                                          c. Pengalaman Kerja
                                                          Sebutkan dengan singkat dan jelas di perusahaan mana saja anda pernah bekerja. Jika anda pernah bekerja kurang dari enam bulan di suatu perusahaan, sebaiknya jangan ditulis kecuali ada hal khusus yang anda yakini baik untuk perkembangan karir anda. Tuliskan dengan singkat apakah anda pernah mempunyai prestasi di tempat kerja anda yang lama. Hindari untuk menyebutkan nama bos anda yang lama atau nomor telephone perusahaan anda yang lama.

                                                          d. Aktivitas dan keterampilan khusus
                                                          Point ini sifatnya tidak harus. Jika anda memang mempunyai kegiatan atau keterampilan yang memang mendukung, tuliskanlah. Misalnya: mengikuti perkumpulan filateli, sekretaris atau punya keterampilan menulis steno, manajemen dll.

                                                          e. Minat
                                                          Sebutkan dengan singkat minat anda yang anda yakin positif dan signifikan untuk peningkatan karir anda.

                                                          sumber: Head Hunter Team

                                                          Recited by Timotius Jaya

                                                          Tips Negosiasi Gaji

                                                          Berapa gaji yang anda minta ?

                                                          Bila dalam wawancara, Anda ditanya berapa gaji yang anda inginkan, bagaimana cara menjawab pertanyaan itu dengan baik tanpa menimbulkan kesan bahwa Anda pencari gaji tinggi atau memberi kesan berapapun imbalan yang diberikan Anda mau.

                                                          Pada umumnya perusahaan sudah mempunyai rentang standar gaji untuk jabatan -jabatan yang ditawarkan. Bagi pelamar untuk posisi yang lebih tinggi dan langka biasanya memiliki kekuatan tawar menawar yang lebih tinggi. Jadi dalam menjawab pertanyaan tersebut anda harus memperoleh gambaran dulu imbalan total yang akan anda terima dalam setahun. Imbalan total adalah gaji dan tunjangan lain yang diberikan termasuk insentif dan bonus. Selain itu perlu ditanyakan apakah imbalan yang ditawarkan itu termasuk PPH atau netto.

                                                          Dalam menjawab pertanyaan tersebut jawablah imbalan yang anda harapkan setahun. Berdasarkan harga pasar yang sesuai untuk jabatan tersebut serta nilai tambah yang anda miliki. Jawablah dengan diplomatis: ” Saya berpendapat perusahaan ini pasti sudah mempunyai standar imbalan bagi jabatan ini. Berdasarkan pengalaman yang saya miliki dan kontribusi yang dapat saya berikan pada perusahaan ini, saya mengharapkan imbalan yang akan diberikan adalah minimal Rp. …/tahun ditambah fasilitas-fasilitas lain sesuai dengan peraturan perusahaan.

                                                          Negosiasi mengenai gaji pada saat ini tidak lagi dipandang tabu oleh sebagian besar perusahaan, namun anda diharapkan mengumpulkan informasi dulu agar dapat bernegosiasi dengan baik.

                                                          Recited by Timotius Jaya

                                                          From www.Kompas.com

                                                          Tips – Tips Menghadapi Wawancara Kerja

                                                          Anda telah sukses mengahadapi awal seleksi proses penerimaan pegawai, sekarang anda akan menghadapi proses kelanjutan dari proses rekruitmen atau penerimaan pegawai. Apa yang musti dipersiapkan ? …

                                                          Siapkan informasi mengenai perusahaan, jenis usaha, apa yang dihadapi saat ini. Siapkan juga informasi yang anda ketahui tentang pekerjaan anda nantinya.


                                                          Wawancara …… hmmm menegangkan ? …. ooh tidak ini adalah proses biasa dalam penerimaan kerja …. Anda harus yakin bahwa anda pasti bisa. Karena anda sudah merupakan pemenang awal dari proses sebelumnya.

                                                          Proses wawancara memang sering menjadikan pelamar pekerja tegang …. hal ini mungkin karena kurang percaya diri atau jarangnya memunculkan diri di depan orang lain, bahkan tidak jarang menjadikan gugup, gemetar, sering kebelakang dan sebagainya. Namun yakinlah hal ini adalah sangat wajar, dan hampir dialami oleh setiap orng terutama yang baru saja lulus sekolah untuk memulai sebagai pekerja setelah selesai sekolah atau kuliah.

                                                          Persiapan menjadi kunci dalam setiap kegiatan yang memerlukan kepercayaan diri. Persiapan ini tidak harus anda persiapkan menjelang wawancara. Bahkan anda harus sudah siap mengikuti wawancara sejak anda menulis surat lamaran anda. Banyak informasi yang dapat anda gali dari informasi lowongan pekerjaan, baik dari koran, majalah ataupun informasi dari teman.

                                                          Sebelum wawancara.

                                                          Siapakan semua informasi mengenai perusahaan tempat anda melamar. Namun tidak jarang perusahaan tempat anda melamar tidak menyebutkan jenis usahanya atau anda melamar melalui sebuah biro pencari kerja (‘head hunter’). Kalau memang demikian anda bisa melihat ulang lagi di iklan koran tentang perusahaan yang akan mencari tenaga kerja tersebut, atau kalau anda berdasarkan informasi orang lain anda bisa tanyakan yang bersangkutan tentang perusahaan itu. Informasi ini dapat anda ketahui dari brosure, buletin perusahaan atau “company profile”, bahakan anda bisa melihat homepage perusahaan itu kalau memang ada di internet. Biasanya informasi di internet (Homepage) memberikan banyak tentang kondisi yang sedang dihadapi perusahaan saat ini. Ini akan meningkatkan perhatian pewanwancara dan menunjukkan bahwa anda perhatian terhadap perusahaan. Informasi yang penting anda ketahui antara lain : jenis usaha, proyek-proyek baru yang akan dikerjakan yang mungkin berhubungan dengan proses rekruitmen anda. Tugas-tugas apa yang kira-kira akan anda hadapi nantinya, biasanya sesuai dengan jabatan yang ditawarkan.

                                                          Seringkali pada waktu wawancara kerja ini juga menyangkut teori-teori tentang pekerjaan anda. Jangan lupa permasalahan mendasar atau teori dasar dari ilmu yang anda kuasai, sering kali pelamar terjebak oleh pertanyaan mendasar tentang teori atau ilmu dasar. Pengetahuan serta wawasan anda tentang aplikasi ilmu yang diterapkan di perusahaan sangat banyak menambah perhatian si pewawancara. Bersikaplah aktif dalam mencari informasi ini karena sebenernya informasi ini ada dimana-dimana bahkan teman anda yang telah bekerja di perusahaan itu bisa dijadikan sumber informasi, walaupun bukan dari bagian yang anda lamar sekalipun. Dan hargailah informasi tentang perusahaan atau pekerjaan ini sebaik-baiknya mungkin sekali anda memerlukannya nanti.

                                                          Sebelum wawancara ada baiknya anda mengontak ulang mereka (melalui telepon atau menghubungi langsung) tentang tempat dan waktu wawancara. Seringkali pula undangan wawancara ini sangat mendadak sehingga anda harus selalu siap untuk diundang kapanpun. Perhatikan perubahan jadwal dan waktu tempuh anda sehingga anda dapat menghadiri tepat pada waktunya. Perkirakan juga seandainya terjadi sesuatu misalnya kemacetan, hujan, atau halangan lain. Bagaimanapun juga datang 15-20 menit sebelum jam yang ditentukan akan menambah rasa percaya diri anda.

                                                          Sewaktu wawancara

                                                          Sikap anda sejak kedatangan biasanya sudah dinilai walaupun secara selintas, namun yang harus anda perhatikan adalah jangan bersikap pura-pura ataupun menutup-nutupi kekurangan sebab kalau anda grogi justru mengurangi rasa percaya diri anda. Bersikaplah yang wajar saja. Ingat harus percaya diri, kenapa tidak …. dari seleksi sebelumnya anda sudah mengalahkan calon-calon lainnya, bukan? Namun sifat percaya diri yang berlebihanpun kurang baik karena akan menimbulkan kesan sombong. Perusahaan seringkali mencari orang yang bukan hanya pintar tetapi juga orang yang bisa diajak kerja sama. Sehingga sifat ‘cooperative’ anda akan sangat membantu, misalkan anda diminta menunggu.

                                                          Bersikap wajar

                                                          ‘Body languange’ mungkin baik untuk anda pelajari. Banyak orang yang melihat bahasa tubuh ini untuk melihat kepribadian seseorang. Cara anda duduk, mendengarkan, serta mempresentasikan diri anda sangat diperhatikan. Tidak jarang, pewawancara meminta anda untuk menerangkan skripsi atau tugas akhir yang telah anda susun. Untuk lulusan SMA dan yang sederajad biasanya menceriterakan pengalaman kerja sebelumnya atau karya anda sebelunya. Buku-buku mengenai bahasa tubuh ini banyak anda temukan di toko-toko buku. Kebiasaan-kebiasaan yang menganggu orang lain isalnya mengetuk-ngetuk meja, atau menggoyangkan kaki mungkin bisa anda kurangi dari sekarang.

                                                          Usahakan menjawab pertanyaan dengan tegas dan tidak berbelit. Seringkali kalau anda menjawab dengan ngelantur akan memancing ke pertanyaan lain yang kadang-kadang kurang menambah nilai anda. Kecuali diminta untuk menjelaskan sesuatu dan anda harus menjelaskannya dengan cara yang singkat. Waktu sangat bermanfaat, jangan sampai waktu wawancara yang kadang-kadang hanya 2-3 jam menjadi kurang dapat menggali potensi yang anda miliki. Untuk perusahaan atau pewawancara yang baik biasanya mereka sudah mempersiapkan beberapa pertanyaan yang akan diajukan ke calon pegawai. Usahakan semua informasi yang ingin mereka gali dapat anda penuhi, sehingga benar-benar memuaskan mereka.

                                                          Ikuti

                                                          Get every new post delivered to your Inbox.